Shine...
Tidak peduli
bekas pelukan siapa.
Tidak peduli
setulus apa dengan masa lalunya.
Tidak peduli
seberapa lama dia bersama masa lalunya.
Tidak peduli
kenangan apa yang telah diberikan.
Dan tidak peduli
kisah apa yang sudah dirangkai dengan masa lalunya.
Yang penting dia
sekarang milikku.
Bila teringat
itulah rindu.
Apabila kita
menangis kerananya, itulah sayang.
Apabila kita
mendoakannya meskipun tidak bersamanya itulah cinta.
When you understand that the whole world is
a mirror of your nervous system, you will realize that no one is out to get
you.
It’s you battling
you.
Rumah kena kecil,
kereta kena terbaik.
“Orang Islam,
pergi rumah, balik masjid.”
Padahal kamu
hanya memperbaiki solatmu, tapi Allah balas dengan memperbaiki segala hal dalam
hidupmu, Masya Allah.
There is so much freedom in taking nothing
personal.
Someone doesn't like you? Okay.
Someone is judging you? Who cares?
Someone doesn't want to be apart of your
life anymore? Wave goodbye.
Too much time is spending on worrying about
what others perceive of us, when in reality YOU are the creator of your own
life.
Wallahi we really forget that Akhlaq and
Adab is one of the most important parts of our Deen. Your manners, how you
treat people, your treat people, your actions your behaviour is all part of
your Deen. Its not right to pray, fast etc but hurt people. You can't be a true
believer without Akhlaq and Adab.
I am not impressed by money, social status
or job title. I am impressed by the way someone treats other human beings.
“Everyone in your life will have a last day
with you and you don't even know when it will be.”
Sabar is difficult but always remember the
more patient you are, the more beautiful your miracle will be. Keep believing
that Allah will answer your prayers in His time. Because He knows best when to
grant someone with that they praying for.
Tidak perlu
pening dengan orang yang bercakap di belakangmu, buatkan dia gugup bila
berhadapan denganmu. Itu kan lebih baik?
Datangmu terlalu
ramah sehingga aku terburu buru memberi tempat, padahal sebenarnya kamu hanya
singgah.
Bukan kamu yang
jahat, tapi tulusku yang salah tempat.
Jika kamu ingin
melihat kedalaman agama seseorang, janganlah lihat dari betapa banyaknya dia
solat dan puasa. Melainkan lihatlah bagaimana dia memperlakukan orang lain.
Marahnya orang
beradab adalah diam sedangkan marahnya orang pendiam adalah tersenyum.
Tak ada yang
bahaya dari keduanya kerana yang mereka lihat adalah penciptaNya, bukan
ciptaanNya.
Makin dewasa
makin tahu bahawa yang berat itu bukan rindu, tapi solat lima waktu dengan
tepat waktu.
Ilmu ada tiga
tahapan. Jika seseorang memasuki tahapan pertama, dia akan sombong. Jika dia
memasuki tahapan kedua, maka dia akan rendah hati. Jika dia memasuki tahapan
ketiga, maka dia akan merasa bahawa dirinya tidak ada apa-apanya.
Jika engkau
menasihati orang, maka kau akan menemukan dua sifat manusia.
“Orang cerdas
akan merenung.”
“Orang bodoh akan
tersinggung.”
Percayalah,
seseorang yang bangkit kerana diremehkan, akan sangat sulit ditumbangkan karena
hinaan yang bersifat menjatuhkan dia anggap sebagai sumber kekuatan.
Jika kamu ingin
bahagia 1 jam, segeralah ke kamar tidur.
Jika kamu ingin
bahagia dalam 1 hari, tekunilah hobimu.
Jika kamu ingin
bahagia selamanya, maka bantulah orang lain.
Don’t shine so that others can see you.
Shine so that through you, others can see Him.
mendalam maksud setiap ayat dlm entri ini. thanks for sharing...
ReplyDeletekebahagiaan bukan pada apa yang dimiliki, tetapi pada bagaimana kita menjadi manusia yang lebih sedar, ikhlas, dan dekat dengan Tuhan... betul kan...
ReplyDeleteboleh pinjam sehatus., hehe gurau ;p
ReplyDeleteMasya-Allah... betul. Macam-macam orang ada dalam dunia ni. Saya dah tua barulah jumpa orang macam tu. Setuju juga, solat adalah benda paling berat. Tapi kalau kita jaga solat, Allah akan jaga kita. 🤗
ReplyDelete